Kamis, 15 Mei 2008

Disuatu Malam

Kemaren, 14 Mei 2008 disekolah lagi2 diadakan operasi dadakan yang melibatkan beberapa siswa sebagai tim disiplin disekolah. Kalo beberapa minggu yang lalu mereka merazia sepatu n seragam sekolah yang tidak sesuai dengan peraturan, untuk kali ini mereka merazia HP lebih khusus lg HP yang berkamera. Memang sich Saya kurang setuju kalo hanya HP yang berkamera saja yang dirazia tapi seharusnya semua HP tidak peduli ada kameranya/tidak. Pada saat pemeriksaan memang Saya tidak ikut, tapi ada salah satu temen yang ngasih HP untuk diproses...katanya sms nya seperti suami/istri saja. Menanggapi hal itu Saya tidak lantas percaya begitu saja, Saya mencoba untuk cek ulang HP tersebut sampai kedalam2nya. Setelah itu Saya panggil siswa yang punya HP tersebut n ternyata siswa itu berbusana rapi tapi minim (berjilbab tapi serba kecil). Melihat penampilanya saja Saya sudah gerah, Selanjutnya Saya tanya apa yang memotivasi Dia memakai jilbab. Setelah hampir 1 jam Saya mengintrogasi Dia, barulah Saya tarik kesimpulan bahwa siswi tersebut memang ada masalah buktinya ternyata Dia berjilbab untuk menutupi rambutnya yang pirang supaya tidak kena razia. Hp tersbt Saya sita dan bisa diambil nunggu wali kelasnya yang masih luar kota, karena takut hilang kalo ditinggal disekolah Hp itu Saya bawa pulang kerumah. Setelah menyelesaikan aktifitas, entah kenapa hati Saya tergerak untuk mengecek ulang Hp tersebut. Sambil ngantuk pelan-pelan Saya mengulang cek kotak masuk n keluar serta phone book n beberapa fitur yang ada. Rasa penasaran semakin besar tat kala Saya melihat 95% dari phone book adalah laki-laki, trus isi sms dari nomor yang berbeda2 memanggil dengan kata Sayang....(dalam hati Saya Semoga Allah memberi Petunjuk).
Allah maha Adil tepat pada pukul 23.05 ada sms masuk yang isinya mengajak maen...masih bingung Saya dengan maksud sms itu, akhirnya Saya balas dengan berpura-pura sebagai siswi tersbt....Astaghfirullah Saya tidak menyangka dari sms yang Saya jawab itu betul-betul secara jelas si cowok menerangkan apa yang Dia maksud....bahkan Dia akan menyebutkan nama hotel untuk mereka ketemuan. Bener-bener stress Saya jadinya, sampai larut malam tidak bisa memejamkan mata...terbayang dalam pikiran Saya, Apa yang harus Saya lakukan selanjutnya untuk membuat mereka sadar n untuk membuka jaringan mereka....(Duh Ya Allah berilah Saya petunjuk).
Pagi harinya bergegas Saya untuk pergi kesekolah ingin menceritakan kejadian tadi malam yang Saya alami pada Pembina Osis yang mengadakan razia HP kemaren, setelah beberapa saat sharing akhirnya sepakat untuk membawa kasus ini ke Kepala Sekolah...diruang Kepala Sekolah Saya ceritakan kronologi HP itu ada ditangan Saya dan isi dari sms di Hp tersebut. Langsung Kepala Sekolah memanggil siswa tersebut n mengintrogasinya...karena jawabanya berbelit2 Blia menyuruh Saya untuk memprosesnya diruangan lain.
Akhirnya Saya dan Kaprog membawanya ke Masjid, sebelum masuk kemasjid kami menyuruh Dia untuk berwudhu dulu setelah itu baru kami coba tanya hati-kehati............
Alangkah terkejutnya Saya mendengar pengakuan Dia....(benar-benar diluar bayangan Saya sbg seorang guru). Dia sudah sering melakukan hubungan intim dengan > 7 laki2, bahkan sampai tempatnya pun Dia sebutkan berpindah2 mulai dari dirumah temenya sampai di kos2 an cowoknya... (Ya Allah ....berilah hamba kekuatan)
Saya tetep coba mengendalikan emosi untuk terus mengorek informasi dari Dia, dan ternyata dari pengakuanya ada beberapa temenya yang memiliki nasib yang sama dengan Dia. Saya bener2 stress berat mendengar pengakuan ini, satu yang menghantui pikiran Saya "Bagaimana peraaan orang tuanya kalo mengetahui tingkah anaknya seperti itu ?".
Ini lah sisi lain dari pergaulan remaja saat ini, kasus ini merupakan kasus yang paling parah yang pernah Saya tangani dan banyak memberikan pelajaran bagi Saya. Saat ini Saya masih berusaha untuk terus mencari formula yang tepat untuk menangani permasalahan2 remaja seperti ini....
Smoga Allah senantiasa memberikan petunjuk.....

Kamis, 24 April 2008

Perilaku Seks Remaja : Semakin Bebas

Produsen kondom Durex, London International Group Plc., pada tahun 1999 pernah mengadakan survei perspektif remaja terhadap seks. Dalam kata pengantarnya dikatakan, remaja memegang peran penting karena remaja adalah indikator paling jernih, untuk mengetahui bagaimana dampak pendidikan seks dan kebudayaan terhadap keluarga dan orangtua masa depan di era Milenium baru.

Survei yang diberi nama 1999 Global Sex Survey, A Youth Perspective ini, mengambil 4.200 responden berusia 16-21 tahun dari 14 negara, yakni Amerika, Inggris, Kanada, Perancis, Jerman, Taiwan, Italia, Yunani, Meksiko, Polandia, Singapura, Republik Czech, Spanyol, dan Thailand (Kompas, 16 Oktober 1999).

Sayangnya, survei tersebut tidak menyertakan remaja Indonesia sebagai responden. Meski demikian, setidaknya bisa ‘sedikit’ diambil kesimpulan. Kenapa? Karena hasil survei tersebut menyangkut urusan seks remaja yang akhir-akhir ini makin bebas, bahkan mendekati liar. Di antara hasil survei tersebut adalah: Secara keseluruhan, 50 persen remaja mengatakan mereka melakukan seks pertama kali karena mereka dan pasangannya merasa siap. Hanya 12 persen mengatakan karena dibujuk atau dipaksa, dan 12 persen lagi mengaku melakukan seks dalam keadaan mabuk.

Meski hasil survei ini menunjukkan remaja terlihat amat bebas, tetapi masih ada yang mereka takuti. Takut sama Allah dan Rasul-Nya? Wow, kayaknya ketakutan seperti itu nggak ada dalam daftar mereka tuh! Tapi ketakutan mereka itu seputar masalah-masalah virus HIV/AIDs, Penyakit Menular Seksual (PMS), dan kehamilan. Itu saja. Bahkan hampir semua remaja (99 persen) sadar akan bahaya PMS dan HIV/ AIDs. Lebih dari 45 persen remaja putra dan putri mengaku takut pada HIV/AIDs dan PMS dibanding apa pun. Kehamilan merupakan kekhawatiran kedua setelah HIV/AIDs dan PMS bagi remaja. Sebanyak 32 remaja putri mengatakan takut hamil, dan 18 persen remaja putra takut menjadi ayah pada usia muda. Waduh, kalo gitu gaswat bener. Soalnya meski survei itu nggak menyertakan remaja di negeri ini, tapi ternyata perilakunya sama. Di sini seks bukan lagi sebagai sesuatu yang tabu dan suci lagi, tapi sudah lumrah dan liar. Mengerikan Brur!

Survei tersebut juga mengungkap tentang umur berapa remaja-remaja di negara yang disurvei itu pertama kali melakukan hubungan seks. Hasilnya? Remaja di Kanada dan Amerika menduduki peringkat paling muda dalam melakukan hubungan seks, yakni 15 tahun, diikuti Inggris umur 15,3, Jerman umur 15,6, dan Perancis pada umur 15,8 tahun. Remaja di Asia Tenggara cenderung melakukan seks lebih telat. Remaja Thailand mulai melakukan seks pada umur 16,5 tahun, dan Taiwan umur 17 tahun. Ini mungkin memperlihatkan pengaruh dari kondisi sosial dan tradisi budaya yang berbeda.

Melihat fakta seputar perilaku seks remaja yang makin bebas dan liar ini tentu saja kita semua prihatin. Kamu juga mungkin bisa geleng-geleng kepala atau mengurut dada. Namun, sikap peduli kamu bukan sekadar diwujudkan dengan geleng-geleng kepala atawa mengelus dada doang. Itu nggak cukup. Soalnya ini adalah masalah gede yang perlu—bahkan wajib—diselesaikan dengan benar dan baik. Bila tidak? Kehancuran sebuah masyarakat tinggal menunggu waktu saja, Brur!

Makin Berani

Brur, bagi kamu yang nggak biasa dengan kehidupan para remaja di kota-kota besar pasti bakalan ‘shock’. Suer, mereka ternyata beberapa langkah lebih maju dalam urusan seks. Tapi sayangnya maju dalam kerusakan. Waduh, bayangkan saja, anak SMP dan SMU—ya, seusia kamu-kamulah—mereka udah terbiasa dengan urusan seks yang—maaf—bukan sekadar pegangan tangan atau ciuman saja, tapi sudah lebih ke arah yang ‘suerrem’ banget tuh. Kamu pasti tahu dong. Ya, begitulah. Memilukan dan memprihatinkan sekali.

Non, dalam suatu investigasi yang dilakukan oleh majalah remaja pria ternama di ibukota—terhadap para remaja yang doyan kelayaban malam-malam—ternyata datanya cukup mencengangkan. Misalnya saja, ditemukan ada beberapa anak cewek yang melengkapi dirinya dengan barang bawaan yang nggak lazim, yakni bawa kondom dan alat tes kehamilan. Lho, kok anak cewek bawa-bawa kondom sih? Menurut pengakuannya kepada tim investigasi majalah tersebut, si gadis ini punya alasan: kondom adalah senjata utama yang bakal dia berikan kepada teman kencannya bila teman kencannya udah keburu nafsu tapi doi nggak bawa kondom. Jadi untuk jaga-jaga katanya. Kenapa? Soalnya takut hamil! “Kalo dia (cowoknya) nggak bawa kondom gimana, yang tekdung (hamil, Red) kan gue. So, mending gue yang sedia,” kata cewek 17 tahun itu. Waduh, kacau Rek!

Malah disebutkan pula dalam hasil investigasinya, bahwa bukan cuma cewek yang kena ‘todong’ itu saja yang suka bawa kondom dan alat tes kehamilan. Tapi menurut gadis itu, hampir semua teman-temannya melakukan hal yang sama seperti dirinya. Bahkan ada yang kemudian menjadikan barang-barang tersebut sebagai daftar belanja rutinnya. Wow, wow, wow, makin parah aje nih.

Dan, fakta yang satu ini bakal bikin kita nggak habis pikir. Kenapa? Sebab, banyak juga remaja ibukota yang making love di sembarang tempat. Tepatnya nggak peduli kapan dan di mana dia berada. Termasuk ada yang nekat ML alias berhubungan seks dalam mobil di jalan tol. Berikut pengakuan Irvan (bukan nama sebenarnya) seperti yang ditulis majalah HAI: “Entah kenapa, begitu masuk tol Ciawi tiba-tiba aja pengen. Karena nggak kuat gue pinggirin mobil dan gue ngelakuinnya di dalam,” kata cowok 17 tahun itu. Nggak heran emang. Irvan mulai ngelakuin seks bebas sejak setahun lalu. Sejak itu pula dia bisa berbuat di mana aja. Di rumah sering, di jalan pernah, dan di sekolah pun udah (HAI No. 41/XXIV) Edan memang!

Melihat gelagatnya, tentu saja teman-teman kamu yang tadi nggak jalan sendirian. Di belakang mereka masih banyak remaja yang melakukan perbuatan sejenis. Cuma nggak terdata aja. Ibarat fenomena gunung es. Kecil di permukaan, tapi besar di bawah. Wow, padahal itu baru kelakuan buruk remaja Jakarta, belum yang di Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Palembang, dan kota-kota besar lainnya. Bisa dibayangkan tentunya.

Seperti yang sering dibahas banyak orang, kelakuan mereka yang menjijikkan itu memiliki risiko yang nggak kecil. Penyakit AIDs sudah siap mengintai, belum lagi ancaman PMS lainnya, dan kehamilan yang nggak dikehendaki juga bisa membengkak datanya. Dan yang pasti pelakunya bakal disentuh api neraka.

Cermin Retak

Bicara tentang upaya penyelesaian perilaku seks remaja yang kian menggila ini tak cukup cuma di seminar, tulisan-tulisan, pesan-pesan moral, dan nasihat belaka yang sifatnya normatif. Bukan hanya itu, dan memang tidak cukup hanya dengan itu. Kenapa? Karena kondisi masyarakat yang amburadul ini lebih disebabkan karena kegagalan sistem kehidupan yang mengaturnya. Khusus masalah perilaku seks remaja ini, ternyata bila kita telusuri penyebabnya adalah karena dalam sistem kehidupan Kapitalisme diberlakukan kebebasan bertingkah laku alias hurriyatusy syakhshiyah.

Setiap individu dijamin haknya oleh negara untuk berbuat apa saja sesuai dengan keinginannya, asal tidak menganggu individu lain. Misalnya, mau teler atau giting berat, nggak boleh ada yang usil dan ngerecokin selama perbuatan tersebut tidak menyebabkan orang lain terganggu. Kalau pun ada pengusutan, tapi sayangnya itu dilakukan dengan setengah hati dan nggak karuan. Menangani kasus narkoba saja pemerintah kebingungan. Terutama mengungkap siapa The Big One-nya. Udah gitu, hukuman bagi pengedar dan pengguna ringan. Bahkan bisa diajak ‘salam tempel’. Nah, dalam kehidupan yang diatur oleh sistem Kapitalisme, hal itu tidak dilarang. Kenapa? Sekali lagi, karena kebebasan individu ini dijamin sepenuhnya oleh negara. Coba kamu lihat dalam aturan yang diberlakukan dalam KUHP di negeri ini—yang sebetulnya ‘nyontek’ dari undang-undang negerinya Edwin Van Der Saar—nggak bakalan ditemukan larangan berzina atau bergaul bebas antara laki-laki dengan perempuan. Yang bakal kamu temukan adalah; bila suka sama suka, maka itu tidak termasuk dalam kasus perzinahan atau perkosaan. Buktinya? Kamu juga pasti sering dengar soal lokalisasi pelacuran. Benar kan? Ya, soalnya keberadaan tempat itu nggak dilarang. Malah sengaja dibangun dan dilindungi dengan hukum. Padahal justru tempat tersebut adalah sarang kemaksiatan—khususnya pelacuran. Dan, itu sama dengan seks bebas. Berarti dosa besar. Nah, itu dia. Dengan demikian, remaja ternyata juga sudah diajarkan nggak benar oleh lingkungannya. Ditambah lagi dengan ‘mental’ remaja pada umumnya yang masih belum stabil. Yakni, sifat meniru dan coba-cobanya masih besar ketimbang sikap waspada dan takut dosa. Tambah parah Bo! Ah, gokil juga memang.

Berarti dengan demikian, selama ini remaja—sejak bisa melek—udah ‘bercermin’ di cermin yang retak. ‘Cermin’ kehidupan yang parah. Bisa dipahami dong, sejak kamu bisa ngomong, kamu bercerita tentang apa yang kamu lihat dalam kehidupan sehari-hari, lengkap dengan ‘aturan’ yang ada dalam lingkungan kamu. Televisi sudah mengajarkan hal yang nggak benar. Kehidupan masyarakat dimana kamu berada pun sudah terbiasa memberikan persoalan dan penyelesaian problem yang tidak sesuai dengan ajaran Islam. Terus ketika kamu sekolah, di lembaga pendidikan ini ternyata memberikan pendidikan yang tidak jelas kemana arahnya. Walhasil, kamu dan kita semua bercermin di cermin yang retak. Nah, cermin yang retak itulah sistem kehidupan yang mengatur kita selama ini. Maka, bila ingin selamat di dunia dan akhirat, ‘cermin’ kita nggak boleh retak. Memangnya ada yang nggak retak? Ada dong sayang. Mana lagi selain Islam. Ya, cuma Islam yang bisa dijadikan cermin dalam kehidupan kita. Tentu Islam yang diterapkan sebagai akidah dan syariat.

Dikenakan Sanksi Berat

Ah, ketar-ketir juga kan? Nah, karena penyelesaiannya tak cukup dengan seruan atau himbauan saja, maka pelaksanaan sanksi oleh negara perlu ada. Dalam Islam, orang-orang yang melakukan seks bebas bakal dikenakan sanksi dera (cambuk) atau rajam.

Rasulullah s.a.w lalu bersabda: “….Demi Zat yang jiwaku berada dalam kekuasaan-Nya, sesungguhnya aku akan memutuskan hukuman ke atas kamu berpandukan kitab Allah (al-Quran). Seratus ekor kambing dan hamba perempuan tadi harus dikembalikan dan anakmu mesti dihukum rotan sebanyak 100 kali cambukan serta diasingkan selama setahun. Sekarang pergilah kepada isteri orang ini, wahai Unais! Jika dia mengaku, maka jatuhkanlah hukuman rajam ke atasnya.” Maka Unais pun datang menemui wanita tersebut dan ternyata dia mengakui atas perbuatannya itu. Maka sesuai dengan perintah dari Rasulullah s.a.w maka wanita itupun dijatuhkan hukuman rajam. (HR. Bukhari, Muslim, dan Abu Dawud)

Jadi bagi yang masih lajang akan dicambuk, dan bagi yang sudah berkeluarga akan dirajam sampai mati. Bagaimana kalo kejadiannya kayak sekarang, yakni nggak diterapkan aturan Islam. Berarti bakal lolos dari hukuman di dunia, dong? Bisa jadi, tapi ingat saudara-saudara, di akhirat pelakunya nggak bakalan bisa lolos. Pasti akan ‘menikmati’ adzab Allah yang sangat pedih. Dalam sebagian jalan (riwayat) hadits Samurah bin Jundab yang disebutkan di dalam Shahih Bukhari, bahwa Nabi Saw. bersabda: “Semalam aku bermimpi didatangi dua orang. Lalu keduanya membawaku keluar, maka aku pun pergi bersama mereka, hingga tiba di sebuah bangunan yang menyerupai tungku api, bagian atas semoit dan bagian bawahnya luas. DI bawahnya dinyalakan api. Di dalam tungku itu ada orang-orang (yang terdiri dari) laki-laki dan wanita yang telanjang. Jika api dinyalakan, maka mereka naik ke atas hingga hampir mereka keluar. Jika api dipadamkan, mereka kembali masuk ke dalam tungku. Aku bertanya: ‘Siapakah mereka itu?’ Keduanya menjawab: ‘Mereka adalah orang-orang yang berzina.” Ih, naudzubillahi min dzalik.

Nah, itulah hukuman di akhirat nanti yang bakal dijalani oleh para pezina. Jadi, kalo sekarang ada teman-teman kamu yang merasa aman-aman saja karena nggak dapat hukuman di dunia—karena nggak diterapkan aturan Islam—siap-siaplah karena Allah akan memberi adzab yang pedi dan berat. Firman Allah Swt.:

كُلَّمَا أَرَادُوا أَنْ يَخْرُجُوا مِنْهَا مِنْ غَمٍّ أُعِيدُوا فِيهَا وَذُوقُوا عَذَابَ الْحَرِيقِ

“Setiap kali mereka hendak keluar dari neraka lantaran kesengsaraan mereka, niscaya mereka dikembalikan ke dalamnya. (Kepada mereka dikatakan): “Rasakanlah azab yang membakar ini”. (QS. al-Hajj [22]: 22)

Baik, inilah hukuman di dunia dan adzab di akhirat bagi para pelaku zina—seks bebas. Lalu, bagi yang menjaga diri dari perbuatan tersebut? Allah akan memberikan pahal dan tempat yang baik di surga.

Abu Hurairah dan Ibnu Abbas r.a. berkata: “Rasulullah Saw. berkhutbah sebelum wafatnya, yang di antaranya beliau bersabda: “Barangsiapa mampu bersetubuh dengan wanita atau gadis secara haram, lalu dia meninggalkannya karena takut kepada Allah, maka Allah menjaganya pada hari yang penuh ketakutan yang besar (kiamat), diharamkannya masuk neraka dan memasukkannya ke dalam surga.” (Ibnu Qayyim al-Jauziyyah, Raudhah al-Muhibbin wa Nuzhah al-Musytaqin).

Rabu, 23 April 2008

Selamat Menempuh Ujian Sayang

Kembali agenda tahunan Dinas Pendidikan diselenggarakan yaitu UJIAN NASIONAL dari tanggal 22 s/d 25 April. Disinilah puncak perjuangan siswa untuk menentukan kelulusanya. Agenda tahunan ini juga menjadi agenda tahunan buat saya, yaitu "gelisah". Setiap akan dilaksanakan ujian nasional pikiran Saya menjadi kacau balau dan sedih.
Kegelisahan itu muncul saat terbayang diangan Saya apakah bisa anak2 mengerjakan soal ? Luluskah mereka nanti ? Raut wajah suram mereka sangat jelas terbayang dibenak Saya. Padahal kalo inget kenakalan mereka yang membuat Saya stress, dongkol juga. Tapi, rasa dongkol itu hanya sementara aja hinggap dihati.
Masih teringat dengan jelas tat kala mengajar mereka ada yang usil, ada yang serius memperhatikan, ada yang sembunyi2 buka HP....wah ga bisa diulang lagi saat2 itu. Bahkan ada diantara mereka yang menganggap Saya sebagai guru pemarah (gimana gak marah Nak....kalo kalian susah dikasih tahu, padahal khan itu untuk kebaikan kalian semua).
Kebersamaan ini akan Ibu jadikan sebagai kenangan indah, Terimakasih kalian salah satu inspirasi Ibu, terimakasih dari masalah yang kalian buat Ibu bisa bersikap lebih dewasa, terimakasih anakku.

"Selamat Berjuang Anak-anakku, Ibu akan senantiasa mendo'akan kalian semua, Salam Sayang Ibu untuk keberhasilan kalian" SEMANGAT !!!!!!

Kamis, 17 April 2008

Tragis

Fenomena yang sangat menyedihkan terjadi saat ini, dimana dengan perkembangan tekhnologi yang semakin pesat diiringi juga dengan perkembangan moral manusia yang semakin bejat. hal itu dapat kita lihat dalam kehidupan sehari-hari kita, banyak sekali kasus terjadi disekeliling kita. dimulai dari pencurian, miras, narkoba sampai dengan pelecehan seksual. Sedih disaat Saya menemukan sebuah Video / Foto Porno di HP beberapa siswa yang dirazia....tidak hanya itu sms mereka yang dikirim oleh temen lawan jenisnya pun rata-rata mengarah kepada kata-kata yang berbau pornografi. Mulai dari kata Sayang, Papa, Cinta smuanya ada, padahal sebutan itu khan kaku diucapkan sebelm ada sebuah kata "IJABSAH". Ini kah dunia sekarang.....Ya Allah Smoga Engkau memaafkan kami smua.

Senin, 25 Februari 2008

Pemerintahan

Masih sangat jelas dalam ingatan Saya kejadian dihari Jum'at 22 Februari '08 kemaren. Pada hari itu Saya sangat bingung karena mendengar kabar dana proposal yang diajukan ke pemerintah kota disetujui dan hari itu juga terakhir untuk mengumpulkan beberapa berkas untuk melengkapi usulan yang pernah diajukan tersebut. Mendengar kabar itu Saya sangat pesimis, rasanya tidak mungkin bisa melengkapi semua berkas itu dalam hari itu juga. Apalagi setelah Saya meminta surat keterangan domisili ke kelurahan, Lurah sedang tidak berada ditempat dan senin baru bisa ditemui.
Saya ceritakan semuanya kepada teman yang kebetulan sama-sama mengurus pencairan dana tersebut. Teman Saya tetap mengajak untuk mengurusnya ke pemkot meskipun berkas belum lengkap, tegang dan takut menyelimuti perasaan kami saat berada didepan petugas. Ternyata petugas tidak teliti memeriksa berkas kami, alhasil lolos tidak ada hambatan.
Sepenggal pengalaman ini membuat Saya senantiasa berfikir, Inikah Birokrasi Pemerintahan kita ???? Begitu gampangnya mereka membagi uang rakyat......Kalo yayasan yang diberi kucuran dana bertanggungjawab dalam penggunaan dana tersebut gak ada masalah. Trus, bagaimana dengan mereka yang sok-sokan mendirikan organisasi. kemana uang tersebut digunakan....Astagfirullah, tidak terpikirkah oleh mereka terhadap dosa yang mereka dapatkan akibat dari perbuatannya itu ? Bagaimana Negara ini mo bebas dari Korupsi kalo semua pegawainya asal-asalan dalam bekerja. Curiga, dulu masuk jadi PNS nya juga asal-asalan kali. (Asal dibawa namanya oleh Bapak.....).

Jumat, 21 Desember 2007

Orang yang Dilindungi Allah

Ada tujuh kelompok yang akan mendapat perlindungan Allah pada hari yang tiada perlindungan kecuali perlindungan-Nya.

Berkata Abu Hurairah r.a : bahwa Nabi saw telah bersabda: "Ada tujuh kelompok yang akan mendapat perlindungan Allah pada hari yang tiada perlindungan kecuali perlindungan-Nya. Mereka adalah pemimpin yang adil, anak muda yang senantiasa beribadah kepada Allah Azza wa Jalla, seseorang yang hatinya senantiasa dipertautkan dengan mesjid, dua orang yang saling mencintai karena Allah, yakni keduanya berkumpul dan berpisah karena Allah, seorang laki-laki yang ketika dirayu oleh seorang wanita bangsawan lagi rupawan lalu ia menjawab: "Sungguh aku takut kepada Allah", seseorang yang mengeluarkan shadaqah lantas di-sembunyikannya sampai-sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diperbuat tangan kanannya, dan seseorang yang berzikir kepada Allah di tempat yang sunyi kemudian ia mencucurkan air mata". (H.R.Bukhary - Muslim)

Hadits ini menjelaskan bahwa pada hari kiamat ada tujuh tipe atau golongan manusia yang akan mendapatkan perlindungan Allah swt., yaitu:

1. Pemimpin yang adil
Menjadi pemimpin yang adil itu tidaklah mudah, butuh pengorbanan pikiran, perasaan, harta, bahkan jiwa. Dalam ajaran Islam, kepemimpinan bukanlah fasilitas namun amanah. Kalau kita menganggap kepemimpinan atau jabatan itu sebagai fasilitas, kemungkinan besar kita akan memanfaatkan kepemimpinan itu sebagai sarana memperkaya diri tanpa menghiraukan aspek halal atau aharam. Sebaliknya, kalau kita menganggap kepemimpinan atau jabatan itu sebagai amanah, kita akan melaksanakan kepemimpinan itu dengan penuh kejujuran dan tanggung jawab. Nah, untuk melaksanakan kepemimpinan dengan cara yang amanah itu tidaklah mudah,. Karena itu logis kalau kita menjadi pemimpin yang adil, Allah akan memberi perlindungan di akhirat kelak.

2.Anak muda yang saleh
Masa muda adalah masa keemasan karena kondisi fisik masih prima. Namun diakui bahwa ujian pada masa muda itu sangat beragam dan dahsyat. Oleh sebab itu, apabila ada anak muda yang mampu melewati masa keemasannya dengan taqarrub (mendekatkan) diri kepada-Nya, menjauhkan diri dari berbagai kemaksiatan, serta mampu mengendalikan nafsu syahwatnya, Allah akan memberikan perlindungan-Nya pada hari kiamat. Ini merupakan imbalan dan penghargaan yang Allah berikan kepada anak-anak muda yang saleh.

3.Orang yang hatinya terikat pada mesjid
Kalimat "seseorang yang hatinya senantiasa dipertautkan dengan mesjid" seperti yang disebutkan hadits di atas, paling tidak menunjukkan dua pengertian. Pengertian pertama, orang-orang yang kapan dan di manapun berada selalu ingin memakmurkan tempat ibadah. Pengertian kedua, orang-orang yang tidak pernah melalaikan ibadah di tengah kesibukan apapun yang dijalaninya.

4.Bersahabat karena Allah
Poin ini terambil dari kalimat "dua orang yang saling mencintai karena Allah, yakni keduanya berkumpul dan berpisah karena Allah". Bersahabat karena Allah swt. maksudnya kita mencintai seseorang atau membencinya bukan karena faktor harta, kedudukan, atau hal-hal lain yang bersifat material, namun murni semata-mata karena Allah swt. Kalau sahabat kita berbuat baik, kita mendukungnya, dan kalau berbuat salah kita mengingatkannya, bahkan kita berani meninggalkannya kalau sekiranya sahabat tersebut akan menjerumuskan kita pada gelimang dosa dan maksiat. Inilah yang dimaksud dengan persahabatan karena Allah.

5.Mampu menghadapi godaan lawan jenis
"Seorang laki-laki yang ketika dirayu oleh seorang wanita bangsawan lagi rupawan lalu ia menjawab: "Sungguh aku takut kepada Allah." Kalimat ini menggambarkan bahwa kalau kita mampu menghadapi godaan syahwat dari lawan jenis, maka kita akan mendapatkan perlindungan Allah di hari kiamat. Di sini digambarkan seorang laki-laki yang digoda wanita bangsawan nan rupawan tapi dia menolak ajakannya bukan karena tidak selera kepada wanita itu, namun karena takut kepada Allah. Jadi, rasa takut kepada Allahlah yang menjadi benteng laki-laki tersebut, sehingga tidak terjerembab pada perbuatan maksiat. Karena itu Allah memberikan penghargaan pada hari kiamat dengan memberikan pertolongan-Nya. Di sini diumpamakan laki-laki yang digoda wanita, namun sangat mungkin wanita pun digoda laki-laki.

6.Ihklas dalam beramal
"Seseorang yang mengeluarkan sedekah lantas disembunyikannya sampai-sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diperbuat tangan kanannya." Ini gambaran keihlasan dalam beramal. Saking ihklasnya dalam beramal sampai-sampai tangan kiri pun tidak tahu apa yang diinfakkan atau disumbangkan oleh tangan kanannya. Pertanyaannya, bolehkah kita bersedekah sambil diketahui orang lain, bahkan nama kita dipampang di koran?

Boleh saja, asalkan benar-benar kita niatkan karena Allah swt., bukan karena cari popularitas. Perhatikan ayat berikut, " Jika kamu menampakkan sedekahmu, maka itu baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikannya itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan." (Q.S. Al-Baqarah 2: 271)

7.Zikir kepada Allah dengan khusyu
"Seseorang berzikir kepada Allah di tempat yang sunyi, kemudian ia mencucurkan air mata."

Zikir artinya mengingat Allah. Kalau seseorang berdo'a dengan khusyu hingga tak terasa air mata menetes karena sangat nikmat berzikir dan munajat kepada-Nya, maka Allah akan memberikan pertolongan kepadanya pada hari kiamat kelak.

Mudah-mudahan Allah memberi kekuatan agar kita bisa menjadi orang-orang yang mendapat pertolongan dan perlindungan-Nya. Caranya? Kerjakanlah tujuh poin di atas!
Wallahu A'lam.



Selasa, 18 Desember 2007

Korupsi....korupsi....dan korupsi.

Korupsi ! kapan kira-kira bisa hilang dari kehidupan ini ????

Sebuah realitas yang tak dapat kita pungkiri kalau korupsi memang amat susah untuk dihilangkan dari kehidupan ini bahkan mungkin tidak bisa. Hal yang bisa kita lakukan terkait dengan satu kata ini hanyalah dengan mengurangi. Inilah fenomena kehidupan saat ini disaat dunia menjadi tujuan maka tindakan yang dilakukan pun berdasarkan rumus dunia. Seandainya qita mencantumkan rumus akhirat dan pahala disetiap langkah tindakan yang akan kita ambil, maka satu kata ini tak akan ada.

Sungguh sedih sekali, setiap birokrasi yang Saya pernah harus melewatinya ujung-ujung ya terkendala satu kata ini. Dunia Pendidikan yang merupakan tolak ukur keberhasilan bangsapun menjadi sarang dari para koruptor. Suatu hal yang wajar kalau akhirnya generasi yang dihasilkan pun generasi koruptor.

Untuk Diri yang merasa pernah melakukan satu kata ini, Ingatlah harta yang Anda hasilkan tidak akan kekal. Ingatlah kematian, jangan ukur semua dengan uang.....waspadalah!! Adzab Allah sudah menunggu Anda....