Senin, 20 Oktober 2008

Antara Keinginan dan Realita

Dalam hidup banyak hal yang sudah Kita alami sesuai dengan masa Kita sudah diberi kesempatan hidup didunia. Terkadang ada hal yang sangat sulit harus kita hadapi terutama hal2 yang berhubungan dengan batin/hati kita masing2. Apa yang menjadi kehendak/keinginan kita belum tentu sesuai dengan kenyataan yang kita hadapi, disinilah antara ego kita sebagai manusia bisa bertarung melawan realitas dari kehidupan. Terkadang ego jadi pemenang, tapi terkadang juga realitas kehidupan lah yang mendominasi menjadi pemenang.
Perencanaan itu memang ada pada batin Kita tetapi perencanaan belum tentu sesuai dengan kenyataan hidup. Mana yang harus kita pilih.....sesuatu yang menjadi keinginan kita ato menyesuaikan lingkungan ? contoh ada kejadian pada seorang temen....bersikeras Dia menginginkan untuk menikahi gadis pilihanya tapi pada kenyatanya orang tua tidak mengijinkan...Dikasus ini Orang Tua lah yang menang, karena dipaksakan seperti apapun keinginan itu toh nanti setelah berjalan belum tentu bisa bahagia.

Sorry agak ngelantur tulisanya, soale lagi eror.

Senin, 06 Oktober 2008

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1429 H

Yang dirindu telah berlalu, yang dinanti telah tiba. Ya Allah terimalah shaum, Qiyam, Tilawah & Seluruh Amaliah Ibadah wajib & sunnah yang kami kerjakan.

MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN

MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

Selasa, 19 Agustus 2008

Apa Benar Kita sudah Merdeka ????

Bulan Agustus menjadi salah satu bulan yang paling ramai diantara bulan2 yang lain, aneka kegiatan diadakan. Antusias masyarakat Indonesia menyemarakkan bulan agustus dapat dilihat disetiap daerah. Menurut sejarah pada bulan ini Indonesia dinyatakan merdeka...lepas dari penjajah. Namun apa benar kemerdekaan yang diproklamirkan pada tanggal 17 Agustus 1945 tersebut menjadi kemerdekaan sejati rakyat Indonesia ?Menurut Saya memang saat itu Kita merdeka namun kemerdekaan itu sebatas terlepasnya Kita dari para penjajah luar, namun setelah penjajah dari luar pergi ada lagi penjajah yang lebih sadis. Memang gerak mereka tidak kelihatan karena rapinya cara kerja mereka. Penjajah yang berasal dari masyarakat Indonesia sendiri justru lebih sadis dan tega, penjajah berdasi, penjajah bermobil masih tetap bergoyang dengan leluasa. Sebelum kita terlepas dari para koruptor tersebut, maka Indonesia belum bisa dikatakan merdeka.
Semoga penjajah yang berdasi tersebut bisa lekas insyaf n taubat (Amiin).

Jumat, 01 Agustus 2008

Blogger Bikin Rekor!

“MURI untuk FOSS Indonesia”
2 Agustus 2008
13.00-16.00 WIB
yang diselenggarakan oleh Menristek dan Depkominfo

Dalam acara ini selain digelar Instalasi FOSS terbanyak, Mengoperasikan OpenOffice terbanyak, dan HotSpot dengan SSID terbanyak juga akan digelar ajang

“Penulisan Artikel Blog Terbanyak”


SEMUA orang bisa berpartisipasi dalam acara ini. Syaratnya:
1. Memiliki account blog di blogdetik
2. Memasang banner partisipasi pemecahan rekor yang bisa diambil dari www.murifoss.blogdetik.com
3. Menulis artikel di blogdetik dengan tema Internet Sehat
4. Memasang tag khusus di setiap tulisan pada saat pemecahan rekor. TAG tersebut akan diumumkan sesaat sebelum acara di blog www.murifoss.blogdetik.com
5. Melakukan posting di blog sebanyak-banyaknya selama 3 jam pada Sabtu (2 agustus 2008) pukul 13.00-16.00 WIB.

Setelah waktu pemecahan rekor ditutup, panitia MURI akan menghitung berapa banyak jumlah tulisan dalam blogdetik yang menggunakan TAG tersebut.

Dengan membuat tulisan dan memasang TAG tersebut ANDA telah berpartisipasi sebagai pemecah rekor dalam ajang MURI FOSS untuk Indonesia “PENULISAN ARTIKEL BLOG TERBANYAK”.

Perlu diperhatikan, selama acara berlangsung, pendaftaran blog baru di blogdetik akan ditutup. So, kalau mau jadi record breaker, bikin blog Anda di blogdetik dari detik ini juga!

keterangan lebih lanjut, silahkan hubungi:
1. panitia-muri@gogglegroups.com
2. adminblog@staff.detik.com

Kamis, 31 Juli 2008

Menjadikan Anak sebagai sumber ilmu

Sebuah karunia tersendiri saat sebuah keluarga diberi kepercayaan oleh
Allah untuk memiliki generasi penerus (anak). Karena tidak semuanya
bisa diberi kepercayaan itu, namun apa yang terjadi...? Banyak
diantara keluarga yang diberi kepercaayan tersebut malah
menyia-nyiakannya. Ada seorang Ibu berumur sekitr 45 th yang
mengatakan bahwa anak malah menjadi beban (semoga hanya Beliau aja
orang Tua yang berfikir demikian). Seorang Anak lahir bagai kertas
kosong ato yang doyan komputer seperti komputer baru yang belum
diapa-apain. Mao diinstall apa komputer tersebut ? tergantung dari
teknisinya khan...? Na, kalo anak siapa yang install ? (so pasti orang
tuanya to). Kalo sampai Anak jadi nakal....tidak sepenuhnya lantas
melemparkan kesalahan itu pada anak. Sebagai orang Tua Anda perlu
introspeksi diri juga..
Sedikit mulai coba perhatikan tingkah laku anak Anda, jangan
membiasakan teriak kepada Anak dengan kata "JANGAN/TIDAK BOLEH",
justru ini semakin membuat anak menjadi pihak yang terkekang,
terintimidasi dll.
Anak memiliki sifat n kelebihan yang berbeda-beda, jangan paksakan
Anak harus sesuai dengan keinginan orang tua. Biarkan mereka memilih
sesuai dengan keinginanya, sebagai orang tua Anda bisa mengarahkan
anak supaya tidak keluar dari jalur pergaulan yang terlarang.
Mendidik anak juga bukan tanggung jawab dari seorang Ibu saja,
melainkan kerjasama dari kedua orang tua (Bapak & Ibu). Untuk para
Ayah, secapek apapun Anda luangkan waktu untuk bisa berbicara dan
becanda denganya.
Kalo mo memperhatikan secara teliti Anak justru sumber ilmu bagi kedua
orang tuanya.
Beberapa hal yang bisa dipelajari dari Anak :
a. Belajar untuk bersabar
b. Belajar untuk berhati-hati
c. Belajar pengetahuan umum
d. Belajar budi pekerti
Semuanya ada pada tingkah laku n keseharian Anak-anak Anda.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh orang tua dalam mendidik
anak adalah :
a. Banyak membaca buku
b. Menjadi Sahabat untuk anaknya
c. Mengerjakan apa yang diucapkan ke anak
d. Menghindari kata "JANGAN & TIDAK BOLEH"
e. Beri anak dengan makanan yang bergizi (baik gizi dunia ato akhirat)
Temen-temen yang sudah berkeluarga. Semoga sedikit tulisan ini dapat
bermanfaat untuk temen-temen, n bagi yang belum berkeluarga yach semoga
ini bisa sama2 kita jadikan bekal untuk nanti. N Semoga temen-temen
menjadi orang tua / calon orang tua yang shalih dan shalihah.Saya
mohon maaf kalo ada yang tidak berkenan dihati pada tulisan ini.
Tulisan ini Saya ambil dari hasil Saya mengikuti seminar Empowering
Parenting.

Senin, 07 Juli 2008

Desaku

Tak terasa sudah 3 minggu Saya kembali menghirup udara segar didesa kelahiran Saya. Sebenarnya tangan ini sudah gatal tidak sabar untuk posting berbagi cerita ke temen2 tapi karena kesibukan jadi tidak sempat. 7 Tahun bukan waktu yang singkat bagi Saya meninggalkan tanah kelahiran, dulu waktu Saya tinggal desa ini masih sepi dan terbelakang, namun seiring dengan berjalannya waktu desa ini berkembang menjadi desa yang patut dijadikan teladan.
Saya mencoba untuk pergi ketempat-tempat dimana Saya dulu baraktifitas, rindu sekali rasanya mengenang masa-masa lalu. Tempatnya banyak berubah tetapi beberapa orang yang berada ditempat itu tidak banyak mengalami perubahan. OH...Desaku, desa yang kucinta.

Kamis, 15 Mei 2008

Disuatu Malam

Kemaren, 14 Mei 2008 disekolah lagi2 diadakan operasi dadakan yang melibatkan beberapa siswa sebagai tim disiplin disekolah. Kalo beberapa minggu yang lalu mereka merazia sepatu n seragam sekolah yang tidak sesuai dengan peraturan, untuk kali ini mereka merazia HP lebih khusus lg HP yang berkamera. Memang sich Saya kurang setuju kalo hanya HP yang berkamera saja yang dirazia tapi seharusnya semua HP tidak peduli ada kameranya/tidak. Pada saat pemeriksaan memang Saya tidak ikut, tapi ada salah satu temen yang ngasih HP untuk diproses...katanya sms nya seperti suami/istri saja. Menanggapi hal itu Saya tidak lantas percaya begitu saja, Saya mencoba untuk cek ulang HP tersebut sampai kedalam2nya. Setelah itu Saya panggil siswa yang punya HP tersebut n ternyata siswa itu berbusana rapi tapi minim (berjilbab tapi serba kecil). Melihat penampilanya saja Saya sudah gerah, Selanjutnya Saya tanya apa yang memotivasi Dia memakai jilbab. Setelah hampir 1 jam Saya mengintrogasi Dia, barulah Saya tarik kesimpulan bahwa siswi tersebut memang ada masalah buktinya ternyata Dia berjilbab untuk menutupi rambutnya yang pirang supaya tidak kena razia. Hp tersbt Saya sita dan bisa diambil nunggu wali kelasnya yang masih luar kota, karena takut hilang kalo ditinggal disekolah Hp itu Saya bawa pulang kerumah. Setelah menyelesaikan aktifitas, entah kenapa hati Saya tergerak untuk mengecek ulang Hp tersebut. Sambil ngantuk pelan-pelan Saya mengulang cek kotak masuk n keluar serta phone book n beberapa fitur yang ada. Rasa penasaran semakin besar tat kala Saya melihat 95% dari phone book adalah laki-laki, trus isi sms dari nomor yang berbeda2 memanggil dengan kata Sayang....(dalam hati Saya Semoga Allah memberi Petunjuk).
Allah maha Adil tepat pada pukul 23.05 ada sms masuk yang isinya mengajak maen...masih bingung Saya dengan maksud sms itu, akhirnya Saya balas dengan berpura-pura sebagai siswi tersbt....Astaghfirullah Saya tidak menyangka dari sms yang Saya jawab itu betul-betul secara jelas si cowok menerangkan apa yang Dia maksud....bahkan Dia akan menyebutkan nama hotel untuk mereka ketemuan. Bener-bener stress Saya jadinya, sampai larut malam tidak bisa memejamkan mata...terbayang dalam pikiran Saya, Apa yang harus Saya lakukan selanjutnya untuk membuat mereka sadar n untuk membuka jaringan mereka....(Duh Ya Allah berilah Saya petunjuk).
Pagi harinya bergegas Saya untuk pergi kesekolah ingin menceritakan kejadian tadi malam yang Saya alami pada Pembina Osis yang mengadakan razia HP kemaren, setelah beberapa saat sharing akhirnya sepakat untuk membawa kasus ini ke Kepala Sekolah...diruang Kepala Sekolah Saya ceritakan kronologi HP itu ada ditangan Saya dan isi dari sms di Hp tersebut. Langsung Kepala Sekolah memanggil siswa tersebut n mengintrogasinya...karena jawabanya berbelit2 Blia menyuruh Saya untuk memprosesnya diruangan lain.
Akhirnya Saya dan Kaprog membawanya ke Masjid, sebelum masuk kemasjid kami menyuruh Dia untuk berwudhu dulu setelah itu baru kami coba tanya hati-kehati............
Alangkah terkejutnya Saya mendengar pengakuan Dia....(benar-benar diluar bayangan Saya sbg seorang guru). Dia sudah sering melakukan hubungan intim dengan > 7 laki2, bahkan sampai tempatnya pun Dia sebutkan berpindah2 mulai dari dirumah temenya sampai di kos2 an cowoknya... (Ya Allah ....berilah hamba kekuatan)
Saya tetep coba mengendalikan emosi untuk terus mengorek informasi dari Dia, dan ternyata dari pengakuanya ada beberapa temenya yang memiliki nasib yang sama dengan Dia. Saya bener2 stress berat mendengar pengakuan ini, satu yang menghantui pikiran Saya "Bagaimana peraaan orang tuanya kalo mengetahui tingkah anaknya seperti itu ?".
Ini lah sisi lain dari pergaulan remaja saat ini, kasus ini merupakan kasus yang paling parah yang pernah Saya tangani dan banyak memberikan pelajaran bagi Saya. Saat ini Saya masih berusaha untuk terus mencari formula yang tepat untuk menangani permasalahan2 remaja seperti ini....
Smoga Allah senantiasa memberikan petunjuk.....